Saturday, May 14, 2011

Deskripsi dan Klasifikasi Kijing Taiwan (Anadonta woodiana Lea)

Deskripsi dan Klasifikasi Kijing Taiwan (Anadonta woodiana Lea)
Anadonta woodiana Lea tergolong hewan Pelecypoda yang hidup di perairan tawar. Beberapa hewan merayap atau membenamkan diri di lumpur dan beberapa melekat pada batu atau benda padat lainnya. Cangkang berwarna kebiru-biruan atau kecoklat-coklatan dengan bercak putih (Sugiri 1989 diacu dalam Hartono 2007). Menurut Parker dan Haswell (1962) diacu dalam Hartono (2007) klasifikasi kijing Taiwan sebagai berikut:
Kingdom         : Animalia
Subkingdom    : Metazoa
Filum               : Mollusca
Kelas               : Pelecypoda
Ordo                : Eulamellibranchiata
Subordo          : Integripalliata
Famili              : Umionidae
Genus              : Anadonta
Spesies            : Anadonta woodiana Lea
Keunikan hidup Anadonta woodiana Lea yaitu siklus hidupnya akan sempurna jika pada periode larva (glochidia) dapat menempel (parasit temporer) pada tubuh fauna air tawar lainnya yang dijadikan sebagai inang, dengan memiliki kekhasan tersebut, memungkinkan spesies ini masuk wilayah Indonesia bersamaan dengan didatangkannya ikan mola (Hypophalmichthys molitriz) dari Taiwan pada tahun 1969. Diduga pada kolam-kolam pemeliharaan ikan mola di Bogor ditemukan beberapa individu kerang yang belum pernah ada di Indonesia karena sebagian ikan-ikan tersebut sudah ditulari Anadonta woodiana Lea (Soeseno 1984 diacu dalam Hartono 2007).
Genus Anadonta mempunyai cangkang yang terdiri atas dua bagian sama besar dan terletak di sebelah lateral. Cangkang di bagian dorsal menyatu, oleh karena adanya ligamen sendi yang terdapat diantara kedua cangkang yang terdiri atas konkiolin yang bersifat elastis. Pada bagian dorsal terdapat gigi sendi yang bekerja sebagai sendi; dan umbo yaitu bagian menonjol yang merupakan bagian yang tertua. Sekitar umbo terdapat garis-garis konsentris yang merupakan garis pertumbuhan. Garis pertumbuhan adalah garis yang menggambarkan jarak dari fase titik terjadinya pertumbuhan yang baik dengan fase tidak terdapatnya pertumbuhan pada cangkang (Sugiri 1989 diacu dalam Hartono 2007).
Bagian dalam cangkang pada Anadonta terdapat dua buah mantel. Cangkang dapat terbuka dan tertutup oleh gerakan otot aduktor anterior dan posterior. Kaki kijing berbentuk seperti kapak dan pipih, yang terletak pada bagian anterior tubuh. Alat pencernaan kijing berturut-turut terdiri dari mulut yang tidak berahang atau bergigi, sepasang palps yang bercilia, lambung, usus, rektum dan anus (Sugiri 1989 diacu dalam Hartono 2007). Umumnya kijing dapat mengatur tingkat metabolisme oksigen dengan baik sehingga masih dapat hidup pada keadaan dimana kadar oksigen dalam air sangat rendah (Soesena 1984).
Anadonta hidup di danau, kolam, sungai dan di perairan tawar lainnya. Dasar perairan yang berlumpur dengan pasir atau sedimen yang masuk ke dalam perairan dan membentuk lapisan tanah yang tidak padat merupakan lingkungan hidup cocok. Kijing hidup dengan baik pada suhu air berkisar antara 11-290 C dengan pH antara 4,8-9,8 (Soeseno 1984 diacu dalam Hartono 2007).

No comments:

Post a Comment